ilustrasi. (net)

Sabtu, 27 Juli 2019 - 14:38 WIB 11730000

Bocah Disabilitas Tewas Dianiaya Saat Dititipkan di Pusat Layanan Anak Terpadu

Share ke BBM

RIAUOOK.COM - Seorang anak penyandang disabitas fisik berinisal RAM, tewas saat dititipkan di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Ia diguga dianiaya dua orang penghuni PLAT lain lantaran tidak mau disuruh memijat.

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Sugiono mengatakan dua pelaku pengeroyokan itu yakni berinisial Rid terkait kasus pencurian kucing dan Wir kasus pencurian. Keduanya menghuni PLAT karena masih beruia di bawah umur.

Sementara, dari informasi Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, korban RAM bukan anak yang berhadapan dengan hukum atau yang bermasalah dengan kasus. Tapi anak yang dititipkan oleh Dinas Sosial Kota Pontianak, tanpa alasan yang tepat.

Dalam hal itu, KPPAD Kalbar sudah memperingatkan Dinsos Kota Pontianak agar korban tidak dititipkan di PLAT tersebut, tetapi tidak direspons.

"Karena kedua pelaku ini anak-anak di bawah umur sehingga kami titipkan di PLAT Kota Pontianak yang kebetulan di belakang Mapolsek Pontianak Kota, dan penghuni PLAT tersebut ada enam, satu perempuan dan satu laki-laki," kata Kompol Sugiono, Sabtu (27/7/2019).

Dia menjelaskan awalnya sempat terjadi penganiayaan oleh kedua pelaku terhadap korban dan sudah dicegah oleh petugas pada Jumat (26/7/209) pukul 13.00 WIB. Namun, penganiayaan berlanjut ketika tidak ada petugas.

Awalnya, demikian Sugiono, pelaku meminta korban memijitnya. Namun, korban menolak hingga terjadi penganiayaan.

"Penganiayaan berawal ketika Rid menyuruh korban mengurut beliau, karena korban mengalami cacat fisik akhirnya korban tidak menuruti permintaan pelaku, sehingga terjadilah penganiayaan tersebut," katanya.

Akibat penganiayaan itu, korban sempat dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 19.00 WIB.

Namun nasib berkata lain, korban menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Korban merupakan, titipan dari Satpol PP Kota Pontianak, dan hingga kini kami sudah memeriksa tiga saksi dalam kasus ini, mulai dari petugas kepolisian, petugas PLAT dan dari ABH yang dititipkan pada PLAT tersebut," ujarnya.

Sumber: detikcom

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Pria Bejat di Pelalawan 'Gagahi' Anak Dibawah Umur

Sabtu, 20 Juli 2019 - 19:40 WIB

Pencurian Satu Unit Ayla di SPBU Ukui Terekam CCTV

Senin, 15 Juli 2019 - 10:08 WIB

Berbonceng Tiga Bawa Sabu, Berakhir Bui

Kamis, 11 Juli 2019 - 19:37 WIB

Polisi Gagalkan Transaksi Narkoba di Bagan Hulu

Rabu, 26 Juni 2019 - 09:43 WIB

Polres Pelalawan Musnahkan 2 Kg Sabu Hasil Sitaan

Sabtu, 22 Juni 2019 - 12:44 WIB

Jaguar Milik Owen Hargraeves Digondol Pencuri

Selasa, 11 Juni 2019 - 00:01 WIB

Hari Ini Puncak Arus Balik Sumbar-Riau

Minggu, 09 Juni 2019 - 14:56 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize