Sedikitnya Rp204,7 Miliar DAK Fisik 2019 Riau Hangus

RIAUBOOK.COM - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Kementerian Keuangan, Kantor Wilayah Provinsi Riau menyatakan, sedikitnya ada Rp204,79 Miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik yang dialokasikan untuk "Bumi Lancang Kuning" pada tahun ini terancam hangus lantaran pemerintah daerah tidak dapat memenuhi persyaratan pencairan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Jika dipersentasikan, jumlah tersebut setara dengan 10,51 persen dari total pagu sebesar Rp1,95 triliun yang dialokasikan untuk pemerintah provinsi dan 12 kabupaten/kota di wilayah setempat.

"DAK Fisik adalah dana yang bersumber dari Pendapatan APBN, dialokasikan kepada daerah tertentu untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Dana ini dialokasikan untuk mendanai kebutuhan khusus daerah dalam hal dukungan untuk belanja modal," kata Kakanwil DJPb Provinsi Riau, Tri Budhianto, Senin (5/8/2019) di Pekanbaru.

Lanjut Tri, dalam pembagiannya, DAK Fisik terbagi dalam tiga jenis, pertama, DAK Fisik Reguler untuk mendukung pemenuhan pelayanan dasar dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta ketersediaan sarana dan prasarana.

Kedua, DAK Fisik Penugasan, merupakan dana dukungan pencapaian prioritas nasional yang menjadi kewenangan daerah dengan lingkup kegiatan spesifik dan lokasi prioritas tertentu.

Dan ketiga, DAK Fisik Afirmasi yang merupakan dukungan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar pada lokasi prioritas yang termasuk kategori daerah perbatasan, kepulauan, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

"Provinsi Riau pada tahun 2019 menerima alokasi DAK Fisik sebesar Rp1,95 triliun mengalami kenaikan 69,39 persen atau Rp798,45 miliar dibanding tahun 2018. Alokasi tersebut terdistribusi untuk DAK Fisik Reguler Rp1,3 triliun, DAK Fisik Penugasan Rp537,15 miliar dan DAK Fisik Afirmasi Rp109,11 milar," ungkapnya.

Dalam penyalurannya, kata dia, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) akan menyalurkan dana tersebut kepada pemerintah daerah berdasarkan basis kinerja.

"Kita melihat per jenis DAK per bidang, dan dilaksanakan setelah dokumen persyaratan penyaluran dipenuhi oleh pemerintah daerah yang diupload melalui aplikasi OMSPAN," ujarnya.

"Jika persyaratan penyaluran dan capaian/target kinerja tertentu tidak dipenuhi, maka dana DAK fisik ini tidak dapat dicairkan," Tri menambahkan.

Berdasarkan aturan, kata Tri, tata cara penyalurannya dapat dilakukan dengan 3 cara. "Pertama, penyaluran secara tahapan dilakukan dalam tiga tahap (tahap I 25 persen, tahap II 45 persen, tahap III selisih antara dana yang sudah disalurkan dengan nilai kontrak). Kedua, penyaluran secara sekaligus pada jenis dan bidang DAK Fisik tertentu yang pagu alokasinya sampai dengan Rp1 miliar," tuturnya.

Dan yang Ketiga, demikian Tri, penyaluran dapat dilakukan secara sekaligus dengan rekomendasi. "Yaitu bidang DAK Fisik tertentu dengan pagu di atas Rp1 miliar yang mendapat rekomendasi dari Kementerian/Lembaga Teknis untuk disalurkan secara sekaligus" ungkapnya.

Sementara dalam pengajuan pencairan dana tersebut, pemerintah daerah juga wajib menyertakan dokumen perseyaratan berupa Perda APBD TA 2019, laporan realisasi penyerapan dan dan capaian output kegiatan DAK Fisik TA 2018 yang telah dirivew Inspektorat Daerah provinsi/kabupaten/kota, rencana kegiatan yang telah disetujui oleh kementerian/lembaga teknis terkait .

Selain itu juga menyampaikan daftar kontrak kegiatan meliputi data kontrak kegiatan, data bukti pemesanan barang atau bukti sejenis, data pelaksanaan kegiatan swakelola, dan/atau data kegiatan dana penunjang.

"Sampai dengan akhir Juli 2019, daftar kontrak atau kegiatan yang telah disampaikan pemerintah daerah ke KPPN adalah sebesar Rp1.7 triliun atau 89,51 persen dari pagu total DAK sebesar Rp1.9 trilun. Sedangkan sisanya sebesar Rp204.4 miliar (10,49 persen) tidak berhasil diupload ke KPPN dan berpotensi tidak dapat disalurkan ke pemerintah daerah," tuturnya.

Dilihat dari sisi jumlah bidang kegiatan, dari total 200 Bidang DAK Fisik, kata Tri, ada 188 bidang atau 94 persen yang dananya dapat tersalurkan pada tahap I (sebesar 25 persen dari pagu DAK), dan sebanyak 12 bidang (6 persen) yang tidak dapat tersalurkan.

"Dari 188 bidang yang dapat tersalurkan dananya tersebut tidak berarti semua kegiatan yang ada pada masing-masing bidang dapat disalurkan semua dananya pada tahap I," kata dia.

"Hal ini sangat dipengaruhi oleh apakah kegiatan/kontrak pada bidang tersebut telah memenuhi ketentuan, bahwa data kontrak yang diupload minimal terdapat satu kontrak fisik yang diupload, jika tidak ada kontrak fisik maka kontrak yang telah diupload tadi tidak dapat dilakukan penyaluran," tambah Tri lagi.

Tri mengungkapkan lagi, dari Rp1.7 triliun data yang telah diupload, terdapat sekitar Rp326. juta yang tidak dapat disalurkan (gagal salur) karena tidak memenuhi ketentuan minimal satu kontrak fisik tersebut.

"Sehingga secara keseluruhan, total pagu DAK yang berpotensi tidak dapat disalurkan pada tahun 2019 ini adalah sebesar penjumlahan dari kontrak yang tidak terupload per tanggal 22 juli 2019 (Rp204.4 miliar) ditambah kontrak yang terupload tetapi tidak memenuhi syarat, minimal satu kontrak fisik (Rp326.3 juta) mencapai total sebesar Rp204.7 miliar atau 10,51 persen dari pagu DAK keseluruhan. (RB/Dwi)

foto

Terkait

Foto

Hari ini Pelalawan Nihil Hotspot

RIAUBOOK.COM - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat, jumlah hotsot (titik panas) di Riau hari ini, Senin…

Foto

GNPF Kembali Gelar Ijtima Ulama, Apa Agendanya?

RIAUBOOK.COM - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa/ GNPF Ulama dijadwalkan kembali menggelar Ijtimak Ulama IV hari ini, Senin (5/8/2029) di Hotel…

Foto

APSI Gelar Munas di Pekanbaru, Bakal Dihadiri Wapres Jusuf Kalla dan Ma'ruf Amin

RIAUBOOK.COM - Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) yang akan dilaksanakan di Kota Pekanbaru, Riau, pada…

Foto

Bati Tuud Koramil 09/Langgam Bekali Wasbang dan Belneg Ke Calon Anggota Paskibra

RIAUBOOK.COM - Bati Tuud Koramil 09/Langgam, Pelda Syahawer, membekali calon anggota Paskibra Kabupaten Pelalawan dengan materi wawasan kebangsaan (Wasbang) serta…

Foto

Sukseskan TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Koramil 05/Kampar Kiri Rampungkan Kegiatan Jambanisasi

RIAUBOOK.COM - Menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0313/KPR, jajaran 05/Kampar Kiri melalui Babinsa telah berhasil merampungkan…

Foto

Babinsa Intensif Sosialisasi Karhutla di Kampar Kiri Tengah

RIAUBOOK.COM - Mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhuta) di wilayah teritorial, Babinsa Koramil 05/Kampar Kiri yang dipimpin Pelda Priantono,…

Foto

SukseskanTMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Latih Paskibra, Camat Kampar Kampar Utara Apresiasi

RIAUBOOK.COM - Menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0313/KPR, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Kampar Kodim 0313/KPR,…

Foto

Jelang Peringatan HUT RI ke-74, Babinsa Koramil 14/Kepunahan Mantapkan Pelatihan Paskibra

RIAUBOOK.COM- Menjelang peringatan HUT RI Ke-74 yang tinggal menghitung hari, Babinsa Koramil 14/Kepenuhan, Kopda Dasril Hadi, terus melatih Paskibra untuk…

Foto

Satgas TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR Rampungkan Kegiatan Fisik di Desa Balung

RIAUBOOK.COM - Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-105 Kodim 0313/KPR berhasil merampungkan kegiatan fisik pengerasan badan jalan…

Foto

Sabtu Sore Jumlah Hotspot di Pelalawan Menurun

RIAUBOOK.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mencatat, jumlah hotspot (titik panas) di Kabupaten Pelalawan pada Sabtu…

Foto

Mau Tahu Berapa Banyak Pengangguran di Indonesia?

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Saat ini tingkat pengangguran di Indonesia masih cukup tinggi bahkan jumlahnya mencapai puluhan juta orang, demikian Deputi Bidang Koordinasi…

Foto

Begini Runutan Sejarah Gempa di Pulau Jawa

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Umumnya gempa sekitar magnitudo 7,4 memiliki waktu perulangan 30-50 tahun, demikian Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu…

Foto

Kebutuhan Hewan Kurban di Pelalawan Tahun Ini Meningkat 8,92 Persen

RIAUBOOK.COM - Seiring tingginya kesadaran masyarakat dalam berkurban, memicu terjadinya peningkatan atas permintaan hewan kurban di Kabupaten Pelalawan, Riau. …

Foto

Waspada! Gempa Lebih Besar Bakal Guncang Banten

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Gempa bumi sebelumnya telah melanda sebagian besar Provinsi Banten dengan kekuatan magnitudo sebesar 7,4 yang dimutakhirkan menjadi…

Foto

Berjibaku Padamkan Karhutla di Pelalawan, TNI Alami Mual dan Pusing Terpapar Asap Berhari-hari

RIAUBOOK.COM - Sedikitnya 200 personel TNI yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, hingga…

Foto

'Jumpalagi' Koramil 02/Rambah Sukseskan TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR

RIAUBOOK.COM - Koramil 02 Rambah menggelar kegiatan Jumat Pagi Selalu Berbagi (Jumpalagi) dalam bingkai semangat menyukseskan program TNI Manunggal Membangun…

Foto

Semangat TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Pelda Priantono Inisiasi 'Jumat Bersih' di SMAN 1 Kampar Kiri

RIAUBOOK.COM - Dalam semangat mendukung kesuksesan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0313/KPR tercermin saat Babinsa Koramil 05/Kampar…

Foto

Cegah Karhuta, Koramil 10/KDS Gencar Patroli dan Sosialisasi

RIAUBOOK.COM - Mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),…

Foto

Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Koramil 11/Tambusai Goro Gali Parit Desa

RIAUBOOK.COM - Mewujudkan kemanunggalan TNI - Rakyat, Babinsa Koramil 11/Tambusai Serda Efendi Simbolon bersama warga Desa Mahato, Kecamatan Tambusai, Rokan…

Foto

Dilaporkan Farhat Abas Soal Konten Pornografi, Hotman Paris: Hape Gue Hilang

RIAUBOOK.COM - Setelah dilaporkan Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyebaran konten pornografi, pengacara berdarah Batak, Hodman Paris…

Pendidikan