RIAUBOOK.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mengimbau warga yang ada di daerah aliran Sungai Kampar agar waspada terhadap pontensi terjadinya banjir menyusul dibukanya seluruh spillway gate atau pintu pelimpah PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar.
Berdasarkan pemberitahuan tertulis, Hari ini, Selasa (10/12/2019) manajemen Unit Layanan Waduk PLTA Koto Panjang telah membuka 5 Pintu Pelimpah dengan ketinggian 80 cm.
Sementara kenaikan permukaan air sungai, pada pukul 15.00 Wib, diperkirakan dapat mencapai lebih dari 100 cm.
"Pintu pelimpah di PLTA Koto Panjang terpaksa dibuka karena adanya peningkatan debit air yang terjadi di Waduk PLTA Koto Panjang," kata Edwar Sanger, Selasa (10/12/2019).
"Peningkatan debit air waduk di PLTA Koto Panjang disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi disisi Hulu Waduk PLTA Koto Panjang di wilayah Provinsi Sumatera Barat, Pangkalan Koto Baru dan Kabupaten Kampar," imbuhnya.
Kondisi ini diperparah dengan meluapnya air sungai akibat adanya kiriman air dari Pangkalan Sumatera Barat.
Sehingga, berdampak besarnya Inflow Unit Layanan PLTA Koto Panjang dan terjadinya peningkatan debit air di Waduk PLTA Kota Panjang.
"Pembukaan Pintu Spilway PLTA itu baru akan dibuka apabila inflow masuk lebih dari 1000 m3/s*. Namun apabila disisi hulu mengalami banjir dan adanya permintaan dari sisi hulu maka kebijakan pintu Spilway akan dilakukan pembukaan secara bertahap," jelasnya.
"Dengan dibukanya pintu pelimpah tersebut, kami mengimbau kepada masyarakat yang ada di bantaran Sungai Kampar untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama warga yang bertempat tinggal ataupun melakukan aktifitas kesehariannya di sekitaran aliran sungai," ujarnya. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…