RIAUBOOK.COM - Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dianggap tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya keterlibatan pers (media massa).
Ini dipaparkan oleh pembicara dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Stakeholder dalam Rangka Sosialisasi dan Optimalisasi Penindakan Pelanggaran oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Syafriadi di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Kamis (19/10/2017).
"Ada 163 Pilkada tahun 2018, ini tidak akan berjalan dengan baik jika pers tidak dilibatkan," kata Syafriadi.
Namun kata Syafriadi, yang memberikan materi terkait Peran Pers dalam Pencegahan Pelanggaran Pemilu, pers juga bisa mendorong Pilkada sukses, sebaliknya, juga bisa membuat Pilkada itu tidak sukses.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam era demokrasi seperti saat ini, sering dikatakan bahwa pers adalah pilar demokrasi yang keempat setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif.
"Kenapa disebut pilar keempat, karena kekuasaan itu cenderung corrupt, pers itulah satu-satunya yang diharapkan oleh masyarakat," katanya.
Ditambahkannya, pers bisa membuat gaung Pilkada lebih besar ditengah-tengah masyarakat, bahkan jauh sebelum genderang Pilkada ditabuh oleh KPU.
"Pemberitaan Pilkada membuat masyarakat semangat, jauh sebelum KPU memulai tahapannya," katanya.
Sebagai lembaga penyelenggara Pemilu yang tugas utamanya adalah pengawasan, lanjut dia, Bawaslu dapat berjalan dengan efektif dan maksimal jika dalam tugasnya juga juga melibatkan pers. (RB/habir)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…