RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix Siauw
Tak henti-hentinya Yunani memprotes keras niat Erdogan untuk menjadikan Hagia Sophia (Ayasofya) kembali menjadi masjid. Bahkan hanya sekedar rencana saja ditentang.
Pasalnya, Yunani yang merasa pewaris tunggal Imperium Byzantium, menganggap Hagia Sophia masih miliknya, lalu tersinggung bila itu kembali dijadikan masjid.
Pada 1453, Mehmed II Al-Fatih membuka Konstantinopel, lalu mengakhiri kejayaan Byzantium dan menjadikan Hagia Sophia menjadi masjid, ini mereka anggap kekalahan hina.
Tapi setelah runtuhnya Khilafah Utsmani pada 1924, Hagia Sophia diubah menjadi museum atas desakan Eropa, mereka tak terima bila simbol kebanggan mereka jadi masjid.
Perhatian dan Perhatikan
Tak tertulis satupun dalil tentang keutamaan Hagia Sophia dalam kitab suci mereka, tak termaktub antara Konstantinopel dengan iman yang mereka miliki.
Telah jauh terpisah Hagia Sophia dari mereka, sejak 1453-2017 sudah 564 tahun berselang, namun Yunani masih mengungkit-ungkit Hagia Sophia adalah milik mereka.
Mereka meyakini sesuatu yang bathil, tapi lantang menyuarakan dan aktif mengadvokasinya. Mereka diatas kekufuran namun mereka sangat bangga dengan ide mereka.
Perhatian dan Perhatikan
Tak kurang di ayat Al-Qur'an Allah sampaikan tentang utamanya Baitul Maqdis dan Al-Aqsha, apatah lagi hadits yang menyebut-nyebut keutamaan Syam dan penduduknya.
Baru 93 tahun berlalu sejak Khilafah Utsmani diruntuhkan dan tanah Palestina dirampok Yahudi atas bantuan Inggris, Amerika, dan PBB, masih segar tingkah pongah mereka.
Islam itu yang paling tinggi, berdiri diatas haq, berjalan diatas ridha Allah. Kita meyakini janji Allah bahwa kita pasti akan dimenangkan, bila tidak esok, esoknya lagi.
Lalu apa yang menahan diri kita untuk memerhatikan Al-Aqsha? Bila Allah dan Rasul-Nya menyebut-nyebut Al-Aqsha, mengapa kita tidak menaruhnya dalam posisi khusus?
Palestina adalah simbol perjuangan kaum Muslim, menjarah sebagian tanah Muslim sama saja menjadikan seluruh Muslim sebagai musuh, sebab Al-Aqsha adalah kami.
Buka matamu, lisankan suaramu, Al-Aqsha menunggumu.
*Felix Siauw: penulis, pengemban dakwah, bersama yang menginginkan kebangkitan Islam. Tulisan ini diambil dari akun instagram milik @felixsiauw, Kamis (14/12/2017). (RB/yopi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…