Ancaman 'Kuda Hitam' dan 'Head to Head' Pilgub Riau

Kamis, 04 Januari 2018 - 13:01 WIB 34460000

Ancaman 'Kuda Hitam' dan 'Head to Head' Pilgub Riau

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Politik Riau bukan politik biasa, dan itu terbukti dengan kondisi yang sulit ditebak dan runyam untuk dipahami dengan akal polos manusia.

Banyak prediksi dari pemikiran 'kedai kopi', banyak juga ulasan dari para tokoh daerah, pengamat hingga akademisi, tapi politik tidak pernah menemukan adaptasi pasti.

Tokoh Bupati Rokan Hulu (Rohul) nonaktif Suparman sebelumnya memprediksi Arsyadjuliandi Rachman bakal berpasangan dengan Syamsuar pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau.

Ketika itu, Suparman memandang, Syamsuar yang kini Bupati Siak dan mantan birokrat merupakan sosok ideal dalam menjalankan roda pemerintahan bersama Andi Rachman (sapaan akrab Gubernur Riau).

"Nanti pasangan bang Andi adalah Syamsuar di Pilgub," kata Suparman dengan nada optimistis.

Namun prediksi yang diungkap Suparman pada Maret 2017 itu terbantahkan, setelah Andi justru melakukan pendekatan intens dengan Bupati Rokan Hilir (Rohil), Suyatno.

Pada awal Oktober 2017, Pengurus Pemuda Pancasila (PP) se-Provinsi Riau menyatakan dukungannya kepada Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Rohil Suyatno untuk maju dalam Pilgubri tahun ini.

Kemudian pada 3 November 2017 2017, pasangan ini kian mesra setelah SK dukungan yang ditanda tagani Setya Novanto --Ketika itu Ketum Golkar-- akhirnya terbit untuk mereka.

Pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno kembali mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari DPP PDI Perjuangan, yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, Minggu (17/12/2017).

Arsyadjuliandi Rachman, ketika itu mengatakan, dengan telah dikeluarkannya rekomendasi resmi yang dibacakan langsung Megawati maka semakin menguatkan dan menyolitkan timnya dalam menghadapi Pilkada 2018.

Terakhir pada awal tahun ini, giliran Partai Hanura yang ternyata juga telah memberikan dukungan terhadap pasangan Andi-Yatno.

Hal itu terlihat dari berbagai spanduk dan banner terdapat juga logo Hanura yang tersebar di media sosial tentang deklarasi akbar pencalonan keduanya yang akan dilaksankaan di Pekanbaru pada 7 Januari 2018.

Dengan dukungan tiga partai tersebut, dipastikan pasangan Andi-Yatno melaju ke gelanggang demokrasi mendatang dengan mengantongi 25 kursi legislatif.

Pasangan ini pantas disebut 'kuda yang gemuk'.

Syamsuar - Edy Natar

Pasangan lainnya yang sudah dipastikan bertarung menghadapi Andi-Yatno adalah Syamsuar - Edy Natar Nasution.

Kepastian itu setelah keduanya secara sah menerima Surat Keputusan (SK) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) disusul dengan dua partai lainnya untuk mencukupi kursi di legislatif.

Syamsuar merupakan Bupati Siak dua priode, sedangkan Brigjen Edy adalah Komandan Korem Wirabima 031, Riau saat ini.

Selain PAN yang memiliki 7 kursi, pasangan ini juga telah menerima SK dukungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem) 3 kursi dan disusul PKS 3 kursi, hingga total kursi legislatif yang berhasil dihimpun adalah 13 kursi.

Syam-Edi, pasangan ini layak disebut 'kuda yang ideal' yang melaju di gelanggang Pilgub Riau.

Lukman Edy - Asri Auzar

Pasangan dengan sebutan 'Next Gubri Zaman Now', Lukman Edy - Asri Auzar juga sama runyamnya. Meski telah mendapat dukungan penuh dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sampai hari ini belum menemukan partai koalisi yang pasti.

Adaptasi pasangan partai untuk PKB semakin alot setelah sejumlah partai yang diprediksi bakal bersatu justru beralih ke pasangan lainnya.

Tujuh partai yang sebelumnya sempat diklaim berkoalisi dengan PKB, yakni Partai Demokrat, Hanura, Nasdem, Gerindra, PAN, dan PPP justru sebagian telah lepas ke pangkuan nakhoda lain.

Saat ini dari 7 partai yang menjadi target koalisi itu, hanya tersisa Gerindra, PPP, dan Partai Demokrat, selaian PKB yang sudah lebih awal ketumnya Muhaimin Iskandar memberikan dukungan untuk Lukman Edy.

Tanpa pasangan partai, Lukman Edy baru mengantongi 6 kursi legislatif dari PKB dan membutuhkan 7 kursi untuk dapat melaju, bertarung dalam pentas politik untuk perebutan tahta Gubernur Riau.

Prediksi politik, pasangan LE-Asri harus mendapatkan minimal satu partai tambahan dengan jumlah lebih 7 kursi yang hanya dimiliki Demokrat (9 kursi) atau Partai Gerindra.

Jika terealisasi, pasangan LE-Asri pantas disebut 'kuda hitam'.

Namun, PPP menjadi 'juru kunci' untuk menentukan pentas politik Pilgub Riau tahun ini cukup 3 pasang atau justru digenapkan menjadi 4 pasang.

Terdapat beberapa nama yang disebut berpotensi untuk menggenapkan jumlah petarung pada Pilgub Riau nanti, mereka adalah HM Harris, Bupati Pelalawan, yang sebelumnya sempat menyebut akan berpasangan dengan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto.

Nama lainnya adalah Achmad, mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul) yang sebelumnya dikabarkan berpasangan dengan Edi Tanjung (kader Gerindra).

Kemudian ada nama Firdaus MT yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Pekanbaru, yang sebelumnya dikabarkan akan maju bersama petinggi partai 'juru kunci', Rusli Effendi.

Lagi-lagi, #Politik Riau itu beda, peta politik bisa saja mengubah arah pacuan bahkan saling bertukar joki.

Yang jelas, 'head to head' masih mungkin terjadi, muncul dari kader beringin yang terbuang, bisa juga 'kuda hitam' mengunci pertarungan dengan hanya tiga pasang.

Atau, justru muncul 'kuda hitam' lainnya yang tampil dari koalisi paling runyam, Demokrat-Gerindra.

Lihat saja...

Oleh Pemimpin Umum RiauBook.com /Fazar Muhardi

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Ustadz Abdul Somad, The Phenomenon

Jumat, 31 Desember 2010 - 23:58 WIB

Intoleransi Toleransi

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:08 WIB

Abdul Somad, Alternatif Baru untuk Calon Pemimpin Riau

Jumat, 29 Desember 2017 - 23:33 WIB
Opini:

Dimulai Dari yang Kecil

Jumat, 29 Desember 2017 - 16:59 WIB

Persatuan Bangsa-Bangsa Dalam Perspektif Psikologi Hukum

Selasa, 26 Desember 2017 - 23:48 WIB

Gubri Ideal

Minggu, 24 Desember 2017 - 01:32 WIB

Para Pembebek Nabi

Minggu, 24 Desember 2017 - 21:33 WIB
Opini:

LGBT Itu Penyimpangan Fitrah

Kamis, 21 Desember 2017 - 18:18 WIB
Opini:

Membaca Arah Penguasa Zaman Now

Kamis, 21 Desember 2017 - 10:31 WIB
Opini:

Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain

Kamis, 21 Desember 2017 - 09:37 WIB

Ramalan Shio untuk Karir Masa Depan

Kamis, 21 Desember 2017 - 07:46 WIB
Opini:

Anti-LGBT Itu Alami

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:57 WIB
Opini:

Narasi Tanpa Orasi

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:38 WIB
Opini:

Andi Rachman Berpotensi Menang Pilgubri 2018

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:36 WIB
Opini:

PDIP Untung, Andi Rachman Rugi

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:16 WIB
Opini Fahri Hamzah:

The Real People Power

Senin, 18 Desember 2017 - 23:41 WIB
Opini:

Aksi Cuma Omong Doang

Senin, 18 Desember 2017 - 21:38 WIB
Tausyiah Ustad Felix Siauw

Al-Aqsha di Hatimu

Senin, 18 Desember 2017 - 20:57 WIB

Baca Garis Tangan, Konon Katanya Menentukan Masa Depan

Minggu, 17 Desember 2017 - 23:30 WIB
Dunia Islam:

Bela Al-Aqsha

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:48 WIB
Opini:

Polemik Putusan MK

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:31 WIB
Opini:

Tuntaskan Kasus Begal Sekarang Juga

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:19 WIB
Opini:

Tapak Kilas Kemesraan Indonesia, Mesir dan Palestina

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Kelak Di Hadapan Allah

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:40 WIB
Al-Aqsha Menunggumu

Perhatian dan Perhatikan

Kamis, 14 Desember 2017 - 00:54 WIB
Opini:

Membalik Logika

Rabu, 13 Desember 2017 - 17:04 WIB
Opini Fahri Hamzah:

Ustad Abdul Somad, Tadzikrah Bagi Bangsa

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:24 WIB
Dunia Islam:

Abdul Hamid II dan Baitul Maqdis

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:30 WIB

Riau dan Yogyakarta

Selasa, 12 Desember 2017 - 10:35 WIB

Atas Nama NKRI dan Pancasila

Senin, 11 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Baitul Maqdis Pusat Negeri Mukmin

Senin, 11 Desember 2017 - 23:41 WIB
Opini:

Antara Mengaku dan Diakui Berbhineka

Senin, 11 Desember 2017 - 14:57 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize