RIAUBOOK.COM - Nursal dari Kabupaten Kampar (ASN) dan Suyendry dari Kabupaten Bengkalis (bukan ASN), berhasil menjadi Penyuluh Agama Islam (PAI) Teladan Tahun 2018 tingkat Provinsi Riau setelah bersaing jadi yang terbaik menyingkirkan 23 orang kandidat lainnya yang diseleksi tanggal 11 hingga 13 Juli 2018 lalu.
Atas keberhasilan dari ke dua putra daerah tersebut, mereka berhak mewakili Provinsi Riau dalam ajang pemilihan PAI tingkat nasional di Jakarta dalam waktu dekat.
"Alhamdulillah kita sudah sekesai menyeleksi Penyuluh Teladan tingkat Provinsi Riau 2018. Pemenang jadi wakil Riau untuk tingkat nasional, untuk itu mereka diminta untuk mempersiapkan diri dengan baik," kata Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau, HM Saman, Jumat (13/07) saat acara penutupan seleksi.
Secara rinci dijelaskan juga mengenai pemenang terbaik I hingga III oleh Saman. Kelompok ASN terbaik I adalah Nursal dari Kabupaten Kampar, terbaik II Refina Hendrita dari Kabupaten Pelalawan dan terbaik III Siti Samiati dari Kabupaten Rokan Hilir. Untuk kelompok Non ASN terbaik I diraih oleh Suyendri dari Kabupaten Bengkalis, terbaik II Asep Darutahik dari Kabupaten Kepulauan Meranti dan terbaik III adalah Taufiqurrahman dari Kabupaten Kampar.
"Para terbaik ini mendapatkan uang pembibaan Rp3,5 juta untuk masing-masing peraih terbaik I. Rp2,5 juta masing-masing terbaik II dan Rp1,5 juta untuk masing-masing terbaik III," kata dia.
Ia katakan lagi kalau yang jadi penilaian Penyuluh Teladan ini adalah aktivitas penyuluh terutama kreatif dan inovatif, visitasi aktivitas penyuluh, presentasi dan kelengkapan administrasi. (MCR/Ch)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…