RIAUBOOK.COM - Raja Salman Bin Abdul Azis telah memerintahkan kerajaan Arab Saudi agar bersiap menerima kunjungan 1000 anggota keluarga para martir Palestina yang menjadi tamu kehormatannya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Untuk memilih jemaah sebagai tamu Raja Salaman itu, panitia khusus dibawah kewenangan Kementerian Urusan Dakwah dan Bimbingan Islam Saudi lebih dulu akan melakukan seleksi.
Dari 1.000 anggota keluarga martir yang diundang, akan dibagi menjadi 500 jemaah Palestina asal Tepi Barat dan 500 dari Jalur Gaza.
Menteri Urusan Dakwah dan Bimbingan Islam Saudi Sheikh Abdullatif Al-Asheikh mengatakan, program yang dilaksanakan rutin tiap tahun ini merupakan gambaran "sikap dermawan Raja Salman terhadap Palestina dan saudara-saudaranya."
Al-Asheikh mengatakan, kementeriannya segera menindaklanjuti proses perjalan para jamaah Palestina melalui kedutaan besar Saudi di Mesir dan Yordania.
Ungkapnya, para jamaah tersebut akan diterbangkan ke Mekah dan Madinah menggunakan penerbangan pribadi.
Kerajaan Saudi, paparnya, akan menyelesaikan seluruh prosedur perjalanan secepat mungkin dan mendampingi para jemaah selama melakukan proses haji.
Sementara itu, terkait undangan khusus dari Raja Salaman tersebut, Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh sangat mengapresiasi keramahan pihak Kerajaaan Saudi yang bersedia menampung 1.000 jamaah keluarga martir Palestina untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
"Langkah Saudi ini merupakan pesan Arab dan Islam kepada kami dalam merespons pembajakan Israel yang telah memotong tunjangan bagi keluarga martir dan tahanan Palestina," ujarnya dalam pertemuan mingguan kabinet Palestina, seperti dilansir dari CNN.Indonesia.com mengutip Jerussalem Post, Selasa (9/7/2019).
Sumber: CNNIndonesia.com


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…