RIAUBOOK.COM - Puluhan bus transjakarta mogok tak beroperasi pada hari ini, Senin (12/6/2017). Puluhan transportasi publik itupun tampak terparkir di halte Harmoni hingga depan menara BTN, sejak pukul 10.00 pagi. Akibatnya, penumpang terpaksa turun di halte tersebut.
Salah satu sopir Bus Transjakarta Yones mengungkapkan, aksi mogok tersebut karena tuntutan kesejahteraan. Ia mengatakan, dalam perjanjian kontrak baru, tertera nilai kontrak yang menyebutkan diatas usia 35 tahun maka otomatis akan diputus kontrak.
Selain itu, aturan tersebut juga melarang karyawan yang memiliki hubungan keluarga seperti suami-istri atau adik-kakak.
"Kalau diputus gimana nasib anak bini saya," ucap Yones.
Menurut dia, sopir bus transjakarta yang mogok hampir semua operasional dari mulai dari koridor 1, 2, 5, dan 8. Ia mengaku tuntutan ini sebelumnya sudah disuarakan. Tapi karena takut dipecat, mereka tidak berani mogok.
"Puncaknya sekarang, sudah pada nggak tahan," jelas Yones.
Ia mengaku belum tahun sampai kapan aksi mogok itu berlangsung. Menurutnya, perwakilan sopir dengan melakukan negosiasi dengan perusahaan. Sampai saat ini, sopir -sopir bus tersebut tengah menunggu hasil negoisasi. Mereka menunggu di jalur busway sembari menanti keputudan akan nasib mereka.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengaku belum pernah mendengar pengaduan dari pegawai Transjakarta. Padahal, sebagai Kadishub, dia termasuk pengawas PT Transjakarta.
"Kecuali kalau dia sudah tiga kali (melapor) ke kami tapi kami tidak respons, ya mungkin kesalahan di kami karena tidak merespons. Tapi ini kan enggak pernah nih. Ya kaget dong," ujar Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (12/6/2017).
Andri juga meminta PT Transjakarta untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Jika sudah selesai, dia meminta kepada direksi PT Transjakarta untuk melapor kepada polisi.
Menurut Andri, tindakan para karyawan yang menghentikan operasional bus di tengah jalan adalah perbuatan lancang.
"Tiba-tiba dia jalan tapi di tengah jalan dia berhentiin, kan kurang asem tuh namanya," ujar Andri.
Hari ini, para karyawan Transjakarta menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut pengangkatan sebagai karyawan tetap.
Aksi ini sempat mengakibatkan pelayanan transjakarta terganggu dan sejumlah ruas jalan macet total. (kcm/rep)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…