Editorial

Konferprov PWI Riau; Asa Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Wartawan

Perhelatan Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (Konferprov PWI) Riau telah usai. Pesta demokrasi wartawan Riau yang berlangsung di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau pada Jumat-Sabtu (14-15/7/2017) lalu tersebut menghasilkan sejumlah hal. Di antaranya program kerja dan kepengurusan baru untuk lima tahun mendatang.

Pada proses pemilihan ketua PWI Riau, Zulmansyah Sekedang berhasil menasbihkan dirinya sebagai ketua PWI Riau dan mengalahkan sejumlah nama lainnya, seperti Eka Putra Nazir, Raja Isyam, Tun Akhyar, Faisal Sikumbang.

Dengan terpilihnya Zulmansyah maka usai pulalah pesta demokrasi lima tahunan para wartawan (anggota PWI) di Riau. Berbagai harapan dari berbagai pihak (mulai dari para wartawan, senior, birokrat dan masyarakat) pun menyemat di pundak kepemimpinan Zulmansyah ke depan.

Hal ini wajar saja terjadi. Sebab, sudah tidak terbantahkan lagi jika peran pers dalam pembangunan di negara ini cukup besar. Apalagi pers sudah diakui menempati posisi keempat dalam pilar negara (selain eksekutif, legislatif dan yudikatif).

Begitu pentingnya peran pers maka dikeluarkan sejumlah regulasi yang mengaturnya di antaranya Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentag Pers.

Konferprov PWI Riau telah berakhir dan berjalan sukses. Namun, kesuksesan itu hendaknya tidak terbatas pada penyelenggaraannya saja, atau terpilihnya ketua dan pengurus yang baru.

Kesuksesan paripurna baru digambarkan jika dari Konferprov dapat menghasilkan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik. Mulai dari perubahan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan hingga soal kesejahteraan wartawan. Harapan perubahan ini dinilai cukup mewakili ekspektasi kesuksesan dalam konteks dunia pers.

Pertama, soal kualitas SDM wartawan. Harus diakui upaya untuk meningkatkan kualitas wartawan terus dilakukan mulai dari perusahaan pers hingga oleh organisasi profesi wartawan. Pemerintah pun terus mendorong upaya peningkatan kualitas wartawan karena bagaimana pun sebagai penghasil informasi akurasi dan kelayakan berita sangat tergantung pada kualitas wartawan. Dalam konteks ini kampanye yang kini sedang digalakkan oleh pemerintah adalah sosialisasi anti berita hoax. Peningkatan kualitas wartawan juga berefek pada wartawan itu sendiri, terutama dari segi hukum agar wartawan tidak terjebak atau terkena persoalan hukum terhadap produk berita yang dibuatnya.

Nah, menjadi catatan penting bagi Zulmansyah dan pengurus PWI Riau ke depan untuk meneruskan tugas ini. Apalagi banyak pihak menyebut dinamika pers di Riau cukup tinggi namun banyak pula pihak yang menyoroti soal SDM pers di Riau. Masih banyak wartawan di Riau yang belum mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang kini diterapkan Dewan Pers sebagai bagaian upaya peningkatan kualitas wartawan.

Dalam kampanye pencalonannya, Zulmansyah pernah menyinggung hal ini. Ia berjanji akan mendorong seluruh anggota PWI Riau untuk ikut UKW. Bahkan ia berjanji akan menyiapkan pola stimulasi pelaksanaan UKW yang tidak membebankan wartawan secara finansial. Tekad dan janji yang sejalan dengan harapan banyak pihak. Namun, sejauh mana konsistensi Zulmansyah akan janjinya tersebut hanya bisa dijawab oleh waktu.

Kedua, soal peningkatan kesejahteraan wartawan. Soalan kedua ini juga tak kalah penting untuk terus diangkat di permukaan. Bukan rahasia umum lagi ekspektasi ini terus muncul dan disuarakan, khususnya dari para wartawan. Maraknya bermunculan media massa dalam beberapa tahun belakangan sayangnya tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan wartawan secara individual. Indikator ini bisa dilihat dari penghasilan atau gaji rata-rata wartawan di Riau secara umum. Lalu, soal status wartawan yang bekerja di perusahaan pers.

Di tengah ketatnya persaingan media massa bukan sedikit perusahaan pers yang mengabaikan hal ini. Bahkan, bagi perusahaan pers yang memiliki cost produksi besar terkadang 'mengorbankan' wartawan untuk menutupi atau mengurangi beban produksi.

Memang upaya verifikasi perusahaan pers yang kini dilakukan Dewan Pers dinilai banyak pihak sangat menguntungkan bagi wartawan karena poin kesejahteraan wartawan terdapat dalam komposisi bahan verifikasi. Namun, hal itu dinilai belum cukup. Perlu ada dorongan dan keseriusan para stakeholder untuk memperhatikan kesejahteraan wartawan. Tidak terkecuali oleh organisasi profesi. Untuk itulah PWI sebagai salah satu organisasi profesi wartawan terbesar di Indonesi dituntut untuk mampu menjadi solusi alternatif lain untuk persoalan ini.

Nah, memang poin ini juga disinggung oleh Zulmansyah saat kampanye pencalonannya. Janji ini begitu bulat ia suarakan saat deklarasi pencalonannya beberapa waktu lalu. Katanya saat itu, untuk peningkatan kesejahteraan wartawan menjadi salah satu program utamanya. Namun, seperti apa bentuk program dalam janjinya tersebut masih belum tematik dan fokus.

Nah, dalam periode lima tahun ke depan, inilah saatnya Zulmansyah beserta kepengurusan yang baru mewujudkan dan mengimplementasikan janjinya tersebut. Seperti apa polanya itu tergantung pada Zulmansyah dan kepengurusan. Terpeting dua hal di atas bisa terjawab, sehingga ke depan harapan pers yang dinamis dan bermartabat terwujud lebih maksimal di Riau. Semoga.**

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

'Mati Suri' Pembangunan Daerah

Pemotongan anggaran kembali menghantui daerah dalam penyusunan APBD Perubahan 2017. Kondisi ini terjadi salah satunya karena kebijakan pemerintah pusat yang…

Foto

Surat Terbuka untuk Para Guru Besar Pendukung KPK

RIAUBOOK.COM - Ingin mengirim surat terbuka kepada Guru Besar KPK sebut saja demikian namanya. Sebagian mereka memakai Forum Rektor :Para…

Foto

Kembali Beraktivitas dengan Semangat Fitri

Setelah merayakan suasana Idul Fitri 1438 H, kini tiba saatnya kita semua menjalankan aktivitas keseharian seperti biasa.Berdasarkan Keputusan Presiden RI,…

Foto

KPK, Supermen dan Mitos Orang Pacaran

RIAUBOOK.COM - Lebih baik kita percayakan. Bahwa jika lembaga negara dibedah akan banyak peluang perbaikan kita lakukan.Jangan percaya lagi doktrin…

Foto

Pemberantasan Korupsi Harus Bersanding dengan Perlindungan Hak-hak Sipil

RIAUBOOK.COM - Saya cicil sedikit tulisan kecil soal Indonesia, Korea Selatan dan Korea secara umum. Setelah itu saya akan menceritakan…

Foto

Mukjizat Terbesar

RIAUBOOK.COM - Alquran sebagai mukjizat terbesar melewati tantangan para penyair, ahli retorika dan sastrawan Arab, seperti Musailamah, Lubaid bin Rabiah…

Foto

Sepandai-pandai Sembunyikan Kotoran Akan Bau Juga

RIAUBOOK.COM - Soal terbukanya borok KPK adalah hitungan hari. sepandai-pandai sembunyikan kotoran pasti bau juga. Lebih baik KPK dari awal…

Foto

Triliunan Kasus di Depan Mata Tak Tampak, OTT Recehan di Seberang Lautan Tampak

RIAUBOOK.COM - Setiap DPR RI akan membuat pansus angket maka pasti sebuah skandal besar akan terungkap. Itulah yang terjadi pada…

Foto

Cerita Fiksi KPK

RIAUBOOK.COM - Kita lagi menunggu cerita 14 anggota DPR yang katanya mengembalikan uang ektp. Siapa mereka ya? Kenapa dilindungi ya?Kenapa…

Foto

Rahasia Malam Seribu Bulan

RIAUBOOK.COM - Ramadhan adalah bulan yang sarat keutamaan. Salah satu keutamaannya adalah adanya malam kemuliaan atau yang disebut dengan malam…

Foto

Menjadi Umat Terbaik

RIAUBOOK.COM - Secara teologis, kita semua yakin bahwa umat Islam adalah umat yang terbaik karena Allah SWT menyebutkannya dalam surah…

Foto

Yang tidak Mau Terbuka Pasti Punya Agenda Rahasia

RIAUBOOK.COM - Cek kosong kepada KPK jangan lagi diberikan. Sebab KPK pun bisa jadi tempat para pelindung korupsi. Bukti-bukti saya…

Foto

Dicari Segera Pemimpin yang Kuat Lagi Baik

RIAUBOOK.COM - Setuju dengan pak Fadlizon (wakil ketua DPR RI), bahwa Indonesia perlu orang kuat. Orang kuat yang baik. Kalau…

Foto

Ramadhan Luruskan Fitrah

RIAUBOOK.COM - Islam adalah agama fitrah karena segala ajarannya selaras dengan tabiat manusia sehingga Islam pada dasarnya mudah. Sumber ketidakbahagiaan…

Foto

KPK dan OTT Recehan

RIAUBOOK.COM - Pada malam ketika kita bisa merenung. Kita wajib memikirkan substansi. Negara adalah entitas rasional. Dan saya senang karena…

Foto

Dan Rakyat pun Berhak Curiga

RIAUBOOK.COM - Kuasa atas wilayah makna adalah salah satu monopoli dalam tradisi otoritarian. Kita jangan biarkan. Tidak boleh ada…

Foto

Damailah, Jangan Seret Negara Berbuat Aniaya

RIAUBOOK.COM - Ramadhan ini sudah setengah berlalu. Kita berpuasa dengan tenang. Alhamdulillah semua berjalan baik. Di beberapa negara muslim di…

Foto

Pansus Angket KPK Bekerja, Tradisikan Bangsa Agar Terbuka

RIAUBOOK.COM - Akan banyak yang mengejutkan dalam pemeriksaan Angket KPK yang rakyat wajib tahu. Lihat saja nanti.Hak Angket adalah kewenangan…

Foto

Mengurai Kusut Masai RTRW Riau

Oleh: Bagus Santoso, Anggota DPRD Provinsi RiauRencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sama halnya sebuh komoditas yang sangat seksi dan laku…

Foto

Ramadan Bulan Kepedulian Sosial

RIAUBOOK.COM - Mengapa Islam mengajarkan kewajiban membayar zakat fitrah sebelum mengakhiri puasa sebulan penuh? Salah satu makna yang terkandung adalah…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan