RIAUBOOK.COM -Terpilihnya Dwi Agus Putra sebagai ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pekanbaru membawa angin segar untuk kemajuan kepengurusan satu periode kedepan.
Melalui mekanisme Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Dwi Agus Putra menumbangkan tiga kandidat sekaligus, yakni Bayu kumbara, Insanul kamil, dan Aditya putra.
Pelaksanaan musdalub yang digelar pada tanggal 24 September ini pun sudah sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD ART).
Putra, begitu ia akrab disapa, tantangan terbesar yang akan ia hadapi adalah menyatukan seluruh Komisariat dan kader KAMMI Pekanbaru. Karena bukan tidak mungkin akan muncul riak-riak kecil saat penempatan posisi strategis kepengurusan.

"Ini tanggung jawab saya, kita akan merapikan kepengurusan komisariat sekota Pekanbaru," ujar Putra.
Seperti diketahui, KAMMI Pekanbaru memiliki total 6 Komisariat, Komisariat Al Adiyat, At Thursina, Ibnu Batutah, Tuanku Tambusai, Suska dan komisariat Buya Hamka.
"Kedepan akan kita tambah kepengurusan, saat ini ada 60 pengurus lama" sebut Putra memastikan porsi adil untuk seluruh Komisariat.
Disisi lain, ada visi besar yang ia coba tawarkan untuk kader KAMMI saat memberikan sambutan pertamanya dalam sidang musdalub yang digelar di gedung guru jalan Lobak, Minggu tengah malam. Satu periode kedepan, bisa dipastikan Putra juga akan fokus menumbuhkan kemandirian usaha kader KAMMI.
"Bagi seorang pemuda, jiwa kritis itu harus. Tapi soal usaha kemandirian ekonomi juga harus dicapai," ujar Dwi Agus Putra, melalui sambungan telepon ketika berbincang dengan Riaubook.com, Rabu (27/9/2017).
Dituturkan Putra, sebagai orang islam itu harus mandiri dalam perekonomian. Apabila mahasiswa berwirausaha maka setelah lulus kuliah tidak tergantung lagi untuk mencari kerja. Tapi mampu mencari dan membuka usaha sendiri.
Terkait kemandirian usaha ini, Putra sudah membuktikan bahwa ia sendiri tidak hanya berteori belaka. Namun, saat ini ia juga berhasil mendirikan usaha digital printing di sekitaran kampus UIR.
"Iya, di bidang percetakan," katanya.
Untuk mendukung program kemandirian usaha ini, Putra secara khusus akan mendirikan Bidang Usaha Mandiri Kader (BUMK).
"Kita tambah satu bidang, BUMK (Bidang Usaha Mandiri Kader)," ungkap Putra yang juga mantan Gubernur Mahasiswa fakultas Hukum Universitas Islam Riau.
Sebagaimana target nasional KAMMI yang akan merekrut 100.000 kader, KAMMI Pekanbaru pun memasang target 1.000 kader.

Sebagai informasi tambahan, di bulan November yang akan datang bakal digelar pelantikan kepengurusan KAMMI Pekanbaru.
"Pelantikan akan kita undang bang Fahri Hamzah," sebut Putra. (RB/yopi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…