Foto ilustrasi. (net)

Sabtu, 06 Januari 2018 - 12:10 WIB 27850000

5 Tipe Pemilih dalam Pilkada, Jangan Jadi Nomor 5 yaa..

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Oleh Padli AR (Ketua Wilayah KAMMI Riau)

Beberapa hari lagi Pilkada serentak seluruh Indonesia memasuki tahap pendaftaran. Beberapa partai sudah declare calon nya masing-masing di setiap daerah. Di Riau, paling tidak sudah muncul dua nama, pasangan Andi Rachman-Suyatno dan Syamsuar-Edi Natar. Kita tunggu saja, sekaligus ikut berpartisipasi dalam menyukseskan suksesi lima tahunan kepemimpinan di tanah para Raja ini.

Setelah duduk-duduk di warung kopi dan menjalani diskusi santai sampai (yang) banyak debatnya, saya menyimpulkan paling tidak ada lima tipe pemilih dalam Pilkada 2018 ini especially di Riau.

Pertama, para pengamat. Kecenderungan pengamat adalah membuka lebar fakta calon-calon yang maju. Track record, visi-misi, SWOT / kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats).

Membandingkan antara satu calon dan calon lain menjadi keniscayaan bagi kelompok ini. Mereka memilih berdasarkan riset atau survei dan biasanya tidak terlibat dalam politik praktis memenangkan salah satu calon. Bahkan merahasiakan siapa yang dipilih. Sebagian mereka adalah pengamat politik dan sebagiannya akademisi.

Kedua, tim sukses (timses) garis lurus. Kategori ini saya buat bagi timses yang ikut dalam memenangkan salah satu calon namun tidak ikut mengomentari calon yang lain.

Kelompok ini hanya fokus mem branding calon yang didukungnya. Isi pembicaraan dan catatan media sosialnya penuh dengan informasi positif calonnya, namun tidak pernah atau sangat jarang berisikan info destruktif atau menjatuhkan lawan diskusi yang beda calon. Paling hanya terlibat diskusi panjang saja tanpa konflik.

Ketiga, timses all out, ini tipe yang ingin calonnya yang paling benar, paling hebat, punya peluang menang paling besar, dan gunakan banyak cara untuk menang. Kadang juga terlibat dalam perdebatan yang panjang sampai pada konflik walau antar mereka adalah teman bahkan keluarga.

Tipe ke dua dan ke tiga ini memilih tentu dengan banyak alasan bisa jadi karena hubungan emosional, keluarga atau kepentingan, bisa juga sama seperti cara pandang tipe pertama walaupun kecil kemungkinannya.

Beda yang kedua dan ketiga barangkali cuma cara mereka dalam menyampaikan pesan calon yang didukung kepada calon pemilih.

Ke empat Tipe taklid, bagian ini adalah kelompok yang dia punya kemampuan atau tidak dalam membaca situasi politik, tetapi tetap ikut keputusan satu atau sekelompok orang.

Foto: Padli AR, Ketua KAMMI Riau (RB)

Biasanya mereka yang tergabung dalam organisasi atau melihat seorang panutan yang dipercaya bisa menjadi tempat bertanya dan mengadu. Walaupun kadang tidak sesuai dengan hati nurani biasanya kelompok ini tetap ikut apa keputusan pimpinan atau orang yang dituakan dalam kelompoknya.

Kelima tipe 'apolitik', kelompok yang tak mau tahu dengan pilkada. Bahkan sebagian mereka berpendapat siapapun yang jadi gubernur sudah pasti tak ada perubahan dan tak kan bisa merubah apapun. Dibandingkan dengan empat tipe sebelumnya, tipe ke kelima ini adalah kelompok yang paling banyak penghuninya.

Ini bisa dilihat dari persentase jumlah pemilih dalam setiap pilkada, dimanapun dan kapanpun. Saya sebagai warga yang peduli dengan daerah dan demokrasi, menyarankan silahkan masuk dalam tipe pertama, kedua, ketiga, atau ke empat tapi jangan sampai pada tipe ke lima.

Karena lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, keamanan, dan banyak lagi yang lain ditentukan dari lima menit kita di dalam bilik suara. Paling tidak kita sudah berikhtiar, biarkan Tuhan yang menyelesaikannya. (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Ancaman 'Kuda Hitam' dan 'Head to Head' Pilgub Riau

Kamis, 04 Januari 2018 - 13:01 WIB

Ustadz Abdul Somad, The Phenomenon

Jumat, 31 Desember 2010 - 23:58 WIB

Intoleransi Toleransi

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:08 WIB

Abdul Somad, Alternatif Baru untuk Calon Pemimpin Riau

Jumat, 29 Desember 2017 - 23:33 WIB
Opini:

Dimulai Dari yang Kecil

Jumat, 29 Desember 2017 - 16:59 WIB

Persatuan Bangsa-Bangsa Dalam Perspektif Psikologi Hukum

Selasa, 26 Desember 2017 - 23:48 WIB

Gubri Ideal

Minggu, 24 Desember 2017 - 01:32 WIB

Para Pembebek Nabi

Minggu, 24 Desember 2017 - 21:33 WIB
Opini:

LGBT Itu Penyimpangan Fitrah

Kamis, 21 Desember 2017 - 18:18 WIB
Opini:

Membaca Arah Penguasa Zaman Now

Kamis, 21 Desember 2017 - 10:31 WIB
Opini:

Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain

Kamis, 21 Desember 2017 - 09:37 WIB

Ramalan Shio untuk Karir Masa Depan

Kamis, 21 Desember 2017 - 07:46 WIB
Opini:

Anti-LGBT Itu Alami

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:57 WIB
Opini:

Narasi Tanpa Orasi

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:38 WIB
Opini:

Andi Rachman Berpotensi Menang Pilgubri 2018

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:36 WIB
Opini:

PDIP Untung, Andi Rachman Rugi

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:16 WIB
Opini Fahri Hamzah:

The Real People Power

Senin, 18 Desember 2017 - 23:41 WIB
Opini:

Aksi Cuma Omong Doang

Senin, 18 Desember 2017 - 21:38 WIB
Tausyiah Ustad Felix Siauw

Al-Aqsha di Hatimu

Senin, 18 Desember 2017 - 20:57 WIB

Baca Garis Tangan, Konon Katanya Menentukan Masa Depan

Minggu, 17 Desember 2017 - 23:30 WIB
Dunia Islam:

Bela Al-Aqsha

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:48 WIB
Opini:

Polemik Putusan MK

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:31 WIB
Opini:

Tuntaskan Kasus Begal Sekarang Juga

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:19 WIB
Opini:

Tapak Kilas Kemesraan Indonesia, Mesir dan Palestina

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Kelak Di Hadapan Allah

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:40 WIB
Al-Aqsha Menunggumu

Perhatian dan Perhatikan

Kamis, 14 Desember 2017 - 00:54 WIB
Opini:

Membalik Logika

Rabu, 13 Desember 2017 - 17:04 WIB
Opini Fahri Hamzah:

Ustad Abdul Somad, Tadzikrah Bagi Bangsa

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:24 WIB
Dunia Islam:

Abdul Hamid II dan Baitul Maqdis

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:30 WIB

Riau dan Yogyakarta

Selasa, 12 Desember 2017 - 10:35 WIB

Atas Nama NKRI dan Pancasila

Senin, 11 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Baitul Maqdis Pusat Negeri Mukmin

Senin, 11 Desember 2017 - 23:41 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize