Wakapolda Riau, Brigjen Pol Wahyu Widada.

Selasa, 03 September 2019 - 00:12 WIB 20400000

Wakapolda Riau Ungkap Sulitnya Berantas Narkoba

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada mengatakan pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus menggandeng insntansi terkait dan seluruh elemen masyarakat.

Dia katakan, ada beberapa masalah terkait pemberantasan narkoba yang memang harus diatasi secara bersama. Khususnya dalam memutus mata rantai pasokan yang kerap masuk melalui jalur tikus di daerah-daerah pesisir yang berbatas langsung dengan perairan negara tetangga.

"Ini problem di kita, kita tidak bisa kerja sendiri untuk penegakan hukum terhadap apapun, terutama narkoba. Pertama, ini (peredaran narkoba) merupakan sindikasi internasional. Kedua, ini becerita soal uang besar sehingga dia (gembong narkoba) bisa menyewa orang-orang tertentu untuk mengangkut barangnya," kata Wakapolda kepada RiauBook.com saat ditemui di Kantor Gubernur Riau, Senin (2/9/2019).

Yang ketiga, lanjut Widada, garis pantai Provinsi Riau begitu panjang sehingga sangat berpotensi menjadi pintu gerbang masuknya barang haram tersebut.

"Oleh karenanya kita memberdayakan Pol Air. Karena kekuatan Pol Air kita terbatas, kita bekerja sama dengan Dit Narkoba, kemudian Beacukai dan Angkatan Laut. Kita berkolaborasi, bekerja sama untuk saling membantu dan saling menutup (akses masuk narkoba)," bebernya.

Selain itu, ungkap Widada, menggilanya peredaran narkoba, khususnya di Riau juga dipengaruhi oleh tingginya permintaan akan barang tersebut. "Kembali lagi, kalau ada suplai berarti kan ada demand (permintaan). Kita di Polri cenderung pada penegakan hukum, karena anggarannya di situ," ujarnya.

Dengan dibentuknya Tim Terpadu Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Provinsi Riau, diharapkan dapat memperkecil ruang gerak sindikasi obat-obatan terlarang.

"Jujur saya sangat mendukung (P4GN), karena ini kita bercerita bagaimana mengurangi permintaannya. Ibarat kita jual baju, kalau orang undah gak mau pakai baju ada yang mau beli gak? Selma masih ada yang membutuhkan, kita tetap akan harus berurusan dengan itu," tuturnya.

"Untuk menutup (akses) itu, kita melakukan pemetaan, kita sudah sepakat untuk memerangi ini karena ini merusak generasi muda, merusak bangsa dan masa depan negara. Kalau ini tidak ditanggulangi dengan baik, akan sangat berbahaya bagi kelangsumgan bangsa kita ke depan," tambah Widada lagi.

Karenanya, Wakapolda mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat untuk menjadi pelopor anti narkoba.

"Ayo bersama-sama kita perangi narkoba, apa peran mahasiswa, peran pemuda, peran wartawan. sesuai dengan porsi masing-masing," demikian Widada. (RB/Dwi)

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Edarkan Narkoba, Honorer Pemkab Pelalawan Diciduk Polisi

Senin, 02 September 2019 - 03:40 WIB

Pengacara Syariah Asep Ruhiat Siap Berkorban Bela UAS

Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:56 WIB

Tak Habis-habis, Kali Ini KPK OTT Korupsi Bawang Impor

Kamis, 08 Agustus 2019 - 09:15 WIB

Masuk DPO, Oknum Pemred Media Siber Akhirnya Ditangkap

Senin, 05 Agustus 2019 - 13:54 WIB

Perkosa IRT, Pria Asal Pelalawan Ini Dibui

Rabu, 31 Juli 2019 - 21:01 WIB

Pria Bejat di Pelalawan 'Gagahi' Anak Dibawah Umur

Sabtu, 20 Juli 2019 - 19:40 WIB

Pencurian Satu Unit Ayla di SPBU Ukui Terekam CCTV

Senin, 15 Juli 2019 - 10:08 WIB

Berbonceng Tiga Bawa Sabu, Berakhir Bui

Kamis, 11 Juli 2019 - 19:37 WIB

Polisi Gagalkan Transaksi Narkoba di Bagan Hulu

Rabu, 26 Juni 2019 - 09:43 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize