Di antara nama-nama dari 9 pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Riau yang dilantik Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, tadi pagi (8/6/2017) adalah nama Chairul Riski.
Mantan kepala Badan Perpustaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Riau ini kini menjabat sebagai Kepala Badan (Kaban) Kesbangpolinmas Riau. Sebelumnya 'Bang Riski' begitu ia akrab disapa para pewarta, sempat nonjob lama sejak April 2015 lalu saat gagal mengikuti assessment pejabat tinggi pratama utama.
Saat itu Chairul Riski di antara sejumlah nama pejabat era sebelumnya yang lama (senior) bertahan di kursi panas OPD Pemprov Riau yang gagal mengikuti assessment periode itu.
Selain Bang Riski, ada juga nama pejabat senior, lama melalang buana sebagai pejabat Pemprov, yang terdepak pada assessment periode pertama di masa Andi Rachman menjabat Gubernur Riau. Sebut misalnya nama Zulkarnain Kadir mantan Kepala Kesbangpolinmas dan terakhir Staf Ahli Gubernur, kemudian ada juga Noverius Kasatpol PP dan sejumlah nama lainnya.
Keberhasilan Chariul Riski pada assessment tahun ini dan menempati posisi sebagai Kepala Kesbangpolinmas Riau terbilang sebuah pencapaian yang bagus bagi lembaran catatan curriculum vittae seorang Chariul Riski.
Apalagai posisi Kesbangpolinmas adalah OPD yang sarat dengan kepentingan politik kelembagaan bagi pusat maupun daerah. Isu-isu sentral soal perbatasan antar negara, disintegritas, kebangsaan, ideologi menjadi garapan sehari-hari OPD ini.
Sekaligus akan menjadi tanda tanya besar bagi kita semua mengapa sosok Chairul Riski yang dipercayai Andi Rachman pada posisi sentral ini? Pertanyaan yang biasa untuk dijawab manakala tidak ada agenda besar daerah ini dalam waktu dekat.
Namun, manakala kita berbicara soal momen Pilgubri 2018 tentu pertanyaan ini akan sangat menarik untuk dilontarkan. Walau kita sendiri hingga kini baru bisa berandai-andai karena tentu jawaban pasti ada pada Andi Rachman.
Kesbangpolinmas ibarat lembaga intelijen dalam konteks daerah untuk segala bidang, tidak terkecuali untuk sektor politik. Tentu, siapapun petahana yang ingin maju lagi dalam kontestasi pemilihan akan mudah tergiur untuk memanfaatkan OPD ini guna kepentingan pragmatis politik pra kontestasi.
Jika sedemikian penting posisi Kesbangpolinmas tersebut dalam konteks Pilgubri, lantas kenapa dan atas pertimbangan apa Andi Rachman mempercayai posisi tersebut kepada Chairul Riski. Adakah kaitannya dengan Pilgubri 2018? Wallahua'alam bissawab.
Bagi Chairul Riski sendiri tentu penunjukannya di posisi ini merupakan prestasi sendiri dalam karirnya. Apalagi, kurang lebih dua tahun menjalani masa nonjob tentu posisi ini seakan membuat ia lahir kembali.
Kepada Riaubook.com mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau ini pernah mengaku pasrah dengan assessment kali ini. Meski demikian ia tetap optimis, apalagi saat dirinya masuk ke babak 'adu jotos' atau seleksi wawancara langsung dengan Gubri.
Sosok Chairul Riski dikenal dekat dengan insan pers. Gaya komunikasinya yang cair menjadi ciri khas dia mampu mencairkan suasana komunikasi dengan siapa saja, baik itu pejabat, pers, masyarakat kalangan bawah, kalangan atas, tua, muda akan cepat akrab dan menyatu dengan Bang Riski saat berkomunikasi.***
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…