Ilustrasi. (net)

Minggu, 07 Januari 2018 - 10:39 WIB 27620000

Gerindra dan Kuda Poni

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Peta politik Pemilihan Gubernur Riau berubah setelah pasangan Firdaus - Rusli Effendi berhasil mendapatkan SK Partai Demokrat yang ditandatangani Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin.

Dengan perolehan dukungan tersebut, pasangan Fir-Rus dipastikan dapat melaju untuk bersaing memerebutkan kursi Gubernur Riau mendatang setelah PPP juga telah lebih dulu memberikan dukungan.

Total kursi legislatif yang diraih pasangan ini adalah 14 sehingga pantas diberi julukan 'kuda hitam segar' karena berhasil mementalkan prediksi koalisi PKB - Demokrat untuk pasangan Lukman Edy - Asri Auzar (LA).

Sementara pasangan Next Gubri Zaman Now (LA) yang sebelumnya telah menerima SK dukungan PKB saat ini harus berburu satu partai tersisa, yakni Gerindra yang memiliki 7 kursi legislatif.

Untuk 'menjinakkan' partai kuda putih itu tentu akan menjadi lebih gampang, karena sejauh ini Ketum Prabowo Subianto masih intens berkomunikasi dengan kadernya Edi Tanjung yang sudah jauh hari menyebarkan spanduk bakal turut meramaikan pentas politik Riau.

Jika Prabowo menjatuhkan pilihan ke Edi Tanjung, maka hanya satu cara untuk membuat 'kuda putih' dapat berlari di Pilgub Riau, yakni memasangkannya dengan PKB bersama dengan Lukman Edy.

Jika itu terjadi, maka pesta demokrasi di Tanah Melayu akan semakin ramai dengan banyaknya pasangan calon yang maju untuk bertarung.

Satu pasang bakal cagub yang telah lebih dulu mendapat dukungan cukup adalah Syamsuar - Edy Natar Nasution (Syam-Edy).

Pasangan 'kuda ideal' ini didukung PAN yang memiliki 7 kursi, Partai Nasional Demokrat (NasDem) 3 kursi dan disusul PKS 3 kursi, hingga total kursi legislatif yang berhasil dihimpun adalah 13 kursi.

Kemudian satu pasang lagi adalah petahanan Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno, keduanya telah lebih cepat menerima dukungan Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, disusul dengan dukungan dari Partai Hanura.

Namun sayangnya, kemelut politik DPP Golkar yang mengakibatkan Setya Novanto harus mundur dari jabatannya mengakibatkan perseteruan luar biasa di kalangan kader elite.

Kondisi itu memengaruhi dukungan Golkar untuk Andi-Yatno yang sampai hari ini, Minggu (7/1/2018), belum menerima SK resmi dari Ketum Airlangga.

Nasib pasangan berjuluk 'kuda yang gemuk' ini masih digantung untuk beberapa waktu.

Informasi terakhir, Ketum Golkar yang baru, Airlangga, berniat mengambil jalan tengah yakni memasangkan Andi Rachman dengan kader Golkar lainnya, HM Harris yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pelalawan.

Jika semua prediksi itu benar terjadi, maka dipastikan bakal ada poros baru yang melahirkan kawanan 'kuda poni' tanpa joki, mereka adalah Suyatno, Asri Auzar, Yopi Arianto, dan Achmad.

Entahlah...

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

5 Tipe Pemilih dalam Pilkada, Jangan Jadi Nomor 5 yaa..

Sabtu, 06 Januari 2018 - 12:10 WIB

Ancaman 'Kuda Hitam' dan 'Head to Head' Pilgub Riau

Kamis, 04 Januari 2018 - 13:01 WIB

Ustadz Abdul Somad, The Phenomenon

Jumat, 31 Desember 2010 - 23:58 WIB

Intoleransi Toleransi

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:08 WIB

Abdul Somad, Alternatif Baru untuk Calon Pemimpin Riau

Jumat, 29 Desember 2017 - 23:33 WIB
Opini:

Dimulai Dari yang Kecil

Jumat, 29 Desember 2017 - 16:59 WIB

Persatuan Bangsa-Bangsa Dalam Perspektif Psikologi Hukum

Selasa, 26 Desember 2017 - 23:48 WIB

Gubri Ideal

Minggu, 24 Desember 2017 - 01:32 WIB

Para Pembebek Nabi

Minggu, 24 Desember 2017 - 21:33 WIB
Opini:

LGBT Itu Penyimpangan Fitrah

Kamis, 21 Desember 2017 - 18:18 WIB
Opini:

Membaca Arah Penguasa Zaman Now

Kamis, 21 Desember 2017 - 10:31 WIB
Opini:

Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain

Kamis, 21 Desember 2017 - 09:37 WIB

Ramalan Shio untuk Karir Masa Depan

Kamis, 21 Desember 2017 - 07:46 WIB
Opini:

Anti-LGBT Itu Alami

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:57 WIB
Opini:

Narasi Tanpa Orasi

Rabu, 20 Desember 2017 - 23:38 WIB
Opini:

Andi Rachman Berpotensi Menang Pilgubri 2018

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:36 WIB
Opini:

PDIP Untung, Andi Rachman Rugi

Rabu, 20 Desember 2017 - 11:16 WIB
Opini Fahri Hamzah:

The Real People Power

Senin, 18 Desember 2017 - 23:41 WIB
Opini:

Aksi Cuma Omong Doang

Senin, 18 Desember 2017 - 21:38 WIB
Tausyiah Ustad Felix Siauw

Al-Aqsha di Hatimu

Senin, 18 Desember 2017 - 20:57 WIB

Baca Garis Tangan, Konon Katanya Menentukan Masa Depan

Minggu, 17 Desember 2017 - 23:30 WIB
Dunia Islam:

Bela Al-Aqsha

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:48 WIB
Opini:

Polemik Putusan MK

Jumat, 15 Desember 2017 - 23:31 WIB
Opini:

Tuntaskan Kasus Begal Sekarang Juga

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:19 WIB
Opini:

Tapak Kilas Kemesraan Indonesia, Mesir dan Palestina

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Kelak Di Hadapan Allah

Kamis, 14 Desember 2017 - 23:40 WIB
Al-Aqsha Menunggumu

Perhatian dan Perhatikan

Kamis, 14 Desember 2017 - 00:54 WIB
Opini:

Membalik Logika

Rabu, 13 Desember 2017 - 17:04 WIB
Opini Fahri Hamzah:

Ustad Abdul Somad, Tadzikrah Bagi Bangsa

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:24 WIB
Dunia Islam:

Abdul Hamid II dan Baitul Maqdis

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:30 WIB

Riau dan Yogyakarta

Selasa, 12 Desember 2017 - 10:35 WIB

Atas Nama NKRI dan Pancasila

Senin, 11 Desember 2017 - 23:46 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize