Riau Book - Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Jalan Lintas Timur, Desa Japura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Peristiwa ini mengakibatkan enam unit rumah dan enam unit mobil hangus.
Tangisan Suci (20) pecah dan seakan tak menerima rumah milik orang tuanya yang juga tempat usaha perabot milik keluarganya ludes akibat kebakaran yang terjadi, Minggu (10/12).
Selain rumah miliknya, kebakaran yang terjadi sekira pukul 20.00 wib tersebut juga menghabiskan empat rumah lainnya dan satu toko bangunan yang berada disekitar rumah Suci yang berada di Jalan Lintas Timur, Desa Japura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Suci terlihat sock dan menjerit jerit, namun pihak keluarga dan juga rekan korban berusaha menenangkan kirban, terutama orang tua Suci yang tampak tenang melihat musibah yang menimpa mereka."Tenanglah nak, musibah alah tajadi (sudah terjadi) ikhlaskan, semoga ada ganti yang lebih baik, ucap Abdul Nuar kepada anak gadisnya tersebut.
Api yang diduga berasal dari toko bangunan ini juga menghanguskan enam mobil yang ada disekitarnya termasuk satu mobil tronton, dua colt diesel. Satu Firtuner. Informasi yang diterima.p sempat terjadi beberapa kali ledakan besar yang diduga karena adanya tumpukan drum minyak tanah yang ada pada salah satu rumah.
Mobil pemadam baru tiba setengah jam setelah musibah terjadi, baik dari Rengat milik Pemkab Inhu maupun dari Pertamina Lirik. Namun api sudah membesar sehingga sejumlah pemadam tak mampu untuk memadamkan api, namun dapat mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas. Api baru dapat dipadamkan pada pukul 23.00 wib.
Diantara pemilik rumah diantaranya Irwan (46), Hermanto, Afrianti dan Abdul Nuar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Peristiwa ini cukup menyita perhatian warga sekitar dan sempat mengakibatkan macet yang cukup panjang pada jalan lintas Sumatera tersebut.
Abdul Nuar sungguh tidak menyangka bahwa bencana kebakaran itu akan terjadi. "Saya tidak tahu kejadin itu, waktu itu saya sedang mengantar pesanan lemari ke Air Molek," ucap Abdul Nuar. Saat pulang mengantar lemari, Abdul Nuar melihat api sudah membesar dari rumah sebelahnya. Dirinya tidak sempat menyelematkan harta bendanya, yang bisa diselamatkan hanya putri dan istrinya serta baju yang ia pakai.
Menurut seorang warga setempat, Gugun (24) kebakaran itu terjadi sekira pukul 20.00 Wib. "Waktu itu, saya sedang menonton televisi dan mendengar adanya ledakan," ucap Gugun. Gugun berkata begitu mendengar ledakan dirinya langsung keluar dari rumah dan melihat api sudah membesar dari belakang rumah Hermanto. Dalam hitungan detik, ratusan warga berdatangan ke lokasi kejadian. Namun api begitu cepat melebar dan menghanguskan sejumlah rumah yang ada di sebelahnya.
Gugun mengatakan bahwa di rumah Hermanto itu memang menyimpan bahan bakar jenis minyak tanah. Namun, dirinya tidak tahu pasti berapa banyak jumlahnya. Namun bahan bakar minyak tanah tersebut mengakibatkan api begitu mudah berkobar. "Saya mendengar lebih dari sepuluh kali ledakan dari dalam rumah," ucap Gugun.
Gugun berkata bahwa kemungkinan api berasal dari toko bangunan yang berada di belakang rumah. Dirinya tidak tahu pasti apa penyebabnya.
Sementara itu, sekira pukul 20.30 Wib sejumlah mobil pemadam berdatangan ke lokasi kejadian. Namun kobaran api yang begitu besar akibat bahan bakar minyak itu, membuat api tak mudah dipadamkan. Para petugas berupaya memadamkan api dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam. Enam unit mobil pemadam yang didatangkan untuk memadamkan kebakaran ini didatangkan dari Pemkab Inhu, milik Pertamina EP Lirik, dan juga mobil pemadam dari Bandara Japura.
Akibat kerumunan orang membuat Hermanto sulit ditemukan. Namun Irwan berkata bahwa Hermanto dan keluarganya sudah berhasil menyelamatkan diri sebelum api melalap habis seluruh rumahnya. "Pak Hermanto dan keluarganya sudah berhasil melarikan diri sebelum api melalap habis seluruh rumah," ucap Irwan.
Irwan berkata bahwa ada satu korban luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, Irwan berkata bahwa di dalam rumah Hermanto terdapat sejumlah mobil, yang diperkirakan jumlahnya mencapai enam unit mobil. "Ada juga mobil truk pengangkut minyak, yang korban luka tadi itu adalah supir mobil truk tadi, namun saya kurang tahu pasti siapa namanya," ucap Irwan. Selain itu, ada juga mobil Toyota Fortuner yang merupakan milik Hermanto dan sudah habis terbakar.
Hingga pukul 23.30 upaya pemadaman masih dilakukan. Enam unit rumah habis terbakara pada bencana kebakaran kali ini. Bila ditotal kerugian materil akibat kejadian ini mencapai miliaran Rupiah. Sementara itu, Kapolres Inhu, AKBP Ari Wibowo akibat kejadian ini. Ari berkata bahwa dirinya sudsh mendengar informasi kebakaran tersebut.
"Sementara masih dalam penyelidikan," ujarnya saat ditanyakan penyebab kebakaran tersebut. (MC Riau)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…