RIAUBOOK.COM - Penularan virus corona (covid-19) memiliki cara yang berbeda dengan penularan penyakit tuberkolosis (TBC). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa covid-19 menular lewat percikan yang mengendap di suatu 'medium' atau droplet, bukan lewat udara (airborne disease).
Pada kasus TBC, bakteri yang terkandung dalam lendir atau dahak si penderita aktif dapat ditularkan secara langsung melalui udara saat mereka batuk atau bersin.
Meski memiliki pola penularan yang mirip, covid-19 memerlukan "medium", yakni droplet dalam penularannya.
WHO menjelaskan, covid-19 terlalu berat untuk terlalu lama berada di udara. Percikan lendir saat penderita batuk atau bersin akan langsung jatuh ke lantai atau permukaan lain. Dari suatu media yang terkena percikan dari lendir pendirita inilah biasanya covid-19 menular ke orang lain.
Virus corona, seperti diketahui dapat bertahan selama beberapa jam di berbagai permukaan, seperti kaca, plastik, baja, tembaga, kertas, hingga kayu.
Ketika tanpa diketahui menyentuh benda yang sudah terkominasi virus corona tersebut, dan menyentuh wajah seperti di bagian hidung, mulut, dan mata tanpa mencuci tangan terlebih dulu, maka bedar pula resiko untuk tertular.
Namun demikian, penularan virus corona masih dapat terjadi secara langsung terjadi apabila seseorang yang terpapar ini batuk, bersin, atau berbicara.
Hanya saja, hal tersebut baru terjadi apabila pihak-pihak yang terlibat berinteraksi dalam jarak satu meter.
Karena itu, sangat penting untuk seluruh pihak menjaga jarak (physical distancing), setidaknya dua meter dengan orang lain agar terhindar dari terkena percikan orang yang positif covid-19.
Sangat disarankan pula, saat terpaksa berada di kerumunan, untuk selalu mengenakan masker dan membuang masker tersebut di tempat sampah setelah selesai digunakan selama beberapa jam.
Dalam upaya memutus mata rantai dan mencegah penyebaran covid-19 ini, WHO mengingatkan agar masyarakat mencuci tangan dengan sabun dan air minimal 20 detik, atau bila terpaksa, menggunakan hand sanitizer sebelum makan dan melakukan beberapa aktivitas penting lain.
Selain itu, masyrakat juga bisa mengenakan sarung tangan jika beraktivitas di luar rumah dan terpaksa berada di tempat publik seperti di dalam kereta atau alat tranportasi lain.
Sumber: Liputan6


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…