RIAUBOOK.COM - Dibuka Selasa (30/3/2021) malam, PaKar (Pajang Karya) Dewan Kesenian Riau (DKR )1.2 masih akan berlangsung hingga 10 April 2021 mendatang. Iven ini, digelar di Gedung Dewan Kesenian Riau, kawasan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Uniknya, sebelum acara tersebut dibuka Kadisparekraf Roni Rahmat, mewakili Gubernur Riau Syamsuar kemarin. Sudah ada karya PaKar DKR 1.2 yang laku terjual.
"Alhamdulillah, pada PaKar 1.2 ini karya Mixed-media yang berjudul 'Teka-teki' dari Romi Suharsa telah terjual sebelum acara dibuka. Hal ini mengulang kesuksesan PaKar 1.1 terdahulu, dimana saat itu terjual 4 karya. Tentu ini merupakan peningkatan yang luar biasa bagus", ujar Fachrozi Amri sebagai Art Director.
Kata dia, Kali kedua ini, Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Riau menaja Pameran Karya Seni Rupa di awal tahun 2021 dengan tetap mengusung tajuk "Marwah dan Identitas" yang menghadirkan 9 Seniman Undangan dan 1 Seniman Submission.
Di mana, dari jumlah tersebut, ada 8 Seniman berasal dari Pekanbaru, dan 2 orang dari Kuansing. Karya terdiri dari 1 karya 3 dimensi dan 13 karya 2 dimensi Seni Visual.
"Bisa dikatakan PaKar 1.2 kali ini mulai mewakili Seniman Riau. Semoga di PaKar selanjutnya bisa menghadirkan seniman Riau dari seluruh penjuru Provinsi," harapnya.
Dia katakan, proses persiapan iven yang digelar ini memakan waktu sekitar 1 bulan, dimulai dari penjaringan seniman undangan dan seniman submission.
Setelah mendapatkan nama-nama seniman, lanjutnya, Komite Seni Rupa melaksanan Proses Kurasi Karya, Studio Visit dan Display karya sesuai dengan standard Pameran yang layak.
Pada gelaran ini, kata dia, apresiasi layak dialamatkan kepada Chevron sebagai sponsor acara ini, serta pendukung acara dari jajaran kuliner andalan Riau antara lain Makacha Bakery, Leton Coffee dan d'Mama Corner Sayid Navisha dan diantara ada perusahaan lokal yaitu PT Arara Abadi.
Sebelumnya, Ketua Umum DKR Taufik Hidayat alias Atan Lasak mengatakan, PaKar vol 1.2 terus tidak hanya memajangkan hasil karya senirupa dari seniman di Riau.
"Tapi juga coba berinovasi dengan memajang produk-produk
fungsional berbasis ekonomi kreatif yang bisa dibeli langsung oleh pengunjung," kata Atan Lasak.
Pada PaKar DKR 1.2 itu, sambung Atan Lasak, DKR ingin mempertegas fungsinya sebagai rumah besar bagi seniman. Selain itu, program PaKar yang disusun ini juga merupakan upaya kami membantu seniman, khususnya senirupa, yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
"Harapan kami, ke depan DKR menjadi rumah besar seniman dalam memancing kreatifitas untuk menjulang seni budaya Melayu, tapi juga menjadi "bandar" dalam memasarkan karya yang dihasilkan seniman," harap Atan Lasak.
Sementara itu, saat membuka PaKar senirupa DKR 1.2, gubernur Riau dalam hal ini diwakilkan kepada Kadisparekraf Roni Rahmat mengatakan, dimasa serba sulit akibat Covid-19 pada saat ini, DKR terus berkreatifitas. "Salud kami karena kegiatan positif yang dilakukan DKR, termasuk malam ini," kata Roni.
Insya Allah, sambung Roni, ke depan dia berharap semua pihak bisa bersama-sama berkerja sama membuat pameran ini lebih besar lagi, dan tentunya hal ini lebih menguntungkan seniman dan pemerintah. (Rls)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…